Sebelum Saya Lanjutkan Cerita Tentang Undak Usuk Bahasa Sunda
Saya pernah menulis ini, lalu menulis ini. Keduanya saya tambahkan kata-kata bersambung di penghujungnya. Hanya saja, sampai tulisan ini saya terbitkan, sambungannya itu tak pernah saya terbitkan. Lama. Lama sekali. Lama banget sekali dua kali. Hingga, akhirnya, sekarang saya putuskan untuk membuat kamusnya saja. Ya, Kamus Undak Usuk Bahasa Sunda Onlain. Ya, daripada saya ngelantur kemana-mana. Kemana… Kemana… Kemana… Salam buat Ayu! Lanjutkan membaca →
Puasa Pada Tiga Generasi
Ramadhan adalah bulan diwajibkannya shaum atau puasa. Dengan puasa seorang mukmin memiliki perisai, penghalang dan benteng dari api neraka. Puasa adalah ibadah rahasia yang memiliki nilai pahala luar biasa. “Wa ana ajzi bih, dan Aku yang akan membalasnya,” demikian firman Allah Aja wa Jalla, dalam hadits qudsiy. Ramadhan bulan yang diberkahi. Ramadhan Mubarak. Lanjutkan membaca →
Lelaki Itu Dianggap Wali
Pada mulanya ia tidak percaya dengan pandangannya sendiri. Mana mungkin orang yang begitu dihormati, tampak olehnya berkepala tikus. Tidak. Itu tidak mungkin. Ini pasti salah. Tapi setelah berkali-kali mengucek matanya, pandangannya tak juga berubah. Ia masih melihat orang yang baru saja keluar dari mobil sedan BMW itu berkepala tikus. Ia juga melihat sebagian orang yang berlalu lalang di jalan raya itu berkepala hewan lainnya. Lanjutkan membaca →
Semah Poe Saptu
TOK, tok, tok! Sora nu ngetrokan panto.
Teu diwaro ieuh. Paling ge salaki rek ngaheureuyan.
Leak, leak, ngulasan pipi ku pupur.
Tok, tok, tok!
Ah, jeun teh teuing. Boseneun mah eureun sorangan. Lanjutkan membaca →
Maka Saya Lanjutkan Cerita Tentang Undak Usuk Bahasa Sunda
Maka saya lanjutkan cerita tentang undak-usuk bahasa Sunda (UUBS). Namun sebelumnya saya mohon maaf, jika saya harus flash back dulu menelusuri sirah maulid UUBS itu sendiri. Rasanya ini penting untuk diketahui oleh orang yang belum mengetahui. Terlepas, apakah orang yang belum mengetahuinya itu merasa berkepentingan untuk mengetahui atau tidak. Lieur teu? Lanjutkan membaca →
Guguritan; Tarjamah Alqur’an Juz Amma
Lain karangan uing; tarjamahan sawatara surat Alqur’an tina Juz Amma. Ngahaja dicutat, tina majalah pedalan 1982, keur arsip. Bongan majalahna geus ku rinyuh. Teu pati écés, saha anu parantos nganggitna mah. Da dina majalahna gé teu disebutkeun saha-sahana. Mungkin baé mangrupi sanggian dewan rumpakana, atawa boa anjeun mah uninga. Ieu tarjamahan téh ditulis dina wangun Guguritan atawa Dangding. Mangrupa puisi Sunda anu ditulis dumasar patokan Pupuh. Lanjutkan membaca →
Neangan Pijalaneun
MULANG ti pagaweana, Nunu teu luluy muru imahna. Pikirana nu baluweng ti kamarina keneh, maksa sukuna sangkan nyimpang heula ka imah sobatna, Oji.
“Na, bet siga hayam ku cekak! Kunaon maneh teh, Nu?” Can ge Nunu ngecagkeun parabot diukna, geus disantongan manten ku pananya Oji. Lanjutkan membaca →
Tapi Saya Sedang Ingin Bercerita Tentang Undak Usuk Bahasa Sunda
Entahlah, tapi saya sedang ingin bercerita tentang unduk-usuk bahasa Sunda (UUBS). Saya memang tidak tahu dan tidak mau tahu tentang nasib UUBS dalam perbincangan resmi. Apa ia masih dianggap eksistensinya? Saya sengaja menapikan ini, meski saya bisa menebak kalau pertemuan semacam Kongres Bahasa Sunda, dan atau Konferensi Internasional Bahasa Sunda, dan atau seminar-seminar bahasa Sunda, dan atau perkuliahan bahasa Sunda, sempat menyungging-nyinggungnya. Lanjutkan membaca →
Berkata Baik atau Diam
“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari Akhir hendaknya berkata yang baik atau diam” (HR. Syaikhani dan Ibn Majah)
***
LISAN seperti pisau. Ia bisa bermanfaat, juga dapat membahayakan. Dengan lisan, seseorang dapat bertegur sapa, memuji, dan mengajari. Dengan lisan, ia bisa menyuruh berbuat kebaikan dan melarang melakukan kemunkaran. Amrun bi al-ma’ruf wa nahyun ‘an al-munkar. Tetapi karena lisan pula, tak jarang orang yang celaka. Lanjutkan membaca →
Makna Qurban
DI USIANYA yang sudah tidak muda lagi, Nabi Ibrahim as berdo’a agar dianugerahi keturunan yang shalih. Allah swt mengabulkan do’anya dengan menganugerahinya seorang putera dari rahim Hajar. Bahkan bukan sembarang putera melainkan putera yang amat sabar. Mendapat anugerah itu Ibrahim benar-benar gembira tak terperikan. Lanjutkan membaca →